Terngiang betapa dihancurkannya Suzuki dan beberapa pabrikan motor lainnya di pangsa besar pasar motor di Indonesia oleh Honda. Yamaha yang dulunya berjaya sekarang mulai decline karena sebagian besar motor Yamaha yang terlihat sekarang masih seperti dulu. Saya belum mengeluarkan testimoni saya dan review saya tentang Vario 125 lho.
Setelah beberapa lama "dipendam", Suzuki akhirnya mengeluarkan SuperFI sembari mengeluarkan saingan Scoopy, Let's. Tetapi, Let's masih dipendam oleh gema Scoopy yang sudah terlalu terkenal. Dengan pemboyong baru, Nex, apa saja yang ditawarkan pada SuperFI ini:
1. Rasio udara dan BBM dapat diprogram menggunakan Engine Control Module (ECM).
Berarti, SuperFI dapat dimodifikasi dengan serangkaian program pengatur ECU. Lebih kearah performa, tetapi bukan berarti sekali di oprek langsung gak irit lagi, walaupun rentang horsepower meningkat dari 9 HP menjadi 10 atau 12 HP. Pemrogramman ini hanya baru dilakukan didealer resmi.
2. Emisi gas buang lebih rendah dan efisiensi BBM menjadi lebih baik
Green-tech lebih tepatnya. Suzuki ingin motornya lebih eco-friendly daripada motor yang lain. Contohnya adalah oji-san dari Suzuki Nex, Spin. Spin memakai mesin 124cc karburator dari Skywave dengan keluaran tenaga sekitar 9,2 HP. Rata-rata penggunaan masih dibawah rentang irit, 35 - 40 KM/l dan tidak sedikit Spin yang mengeluarkan asap alias ngebul. Nex FI diharapkan lebih irit daripada kakeknya dan tidak ngebul.
3. Tarikan lebih responsif, suara mesin lebih halus dan walaupun dalam kondisi mesin dingin, mesin tetap mudah dinyalakan.
Ini lebih ke perforrma, langsung di komparasi saja ya. Masih ingat dengan Skywave yang saya ulas beberapa tahun yang lalu? Oke saya mengaku bahwa kakak dari oji-san Nex ini memang kurang responsif dan berisik. Mesinnya juga masalah kalau dingin. Start mesin Skywave saat setelah hujan dan maju beberapa meter dan berhenti. 6 sampai 10 detik kemudian, cut off. Mesin mati secara spontan. saya berharap Nex FI dengan SuperFI akan lebih baik daripada oji-san nya.
4. Berkendara lebih aman karena Tip-Over Sensor akan mematikan sistem fuel injection jika motor miring lebih dari 65 derajat atau terjatuh.
Safety first, itulah yang diambil Suzuki dalam pembuatan Nex FI (sekarang lebih ke motornya). Serangkaian sensor dipasang giroskopik untuk menjaga motor tidak meledak dan terbakar saat jatuh. FI akan cut off bensin yang masuk ke mesin dan semua orang senang, tidak ada korban tambahan dan motor juga selamat (kecuali bodinya)
Mungkin Nex dicap sebagai "Motornya Banci" atau "Motornya Homo" karena memang iklannya dibintangi oleh SM*SH (haters gonna hate, including me as the hater). Tetapi, Nex mungkin masih memiliki harapan untuk memandu Let's dan Inazuma ke pangsa pasar yang lebih besar lagi.
Setelah beberapa lama "dipendam", Suzuki akhirnya mengeluarkan SuperFI sembari mengeluarkan saingan Scoopy, Let's. Tetapi, Let's masih dipendam oleh gema Scoopy yang sudah terlalu terkenal. Dengan pemboyong baru, Nex, apa saja yang ditawarkan pada SuperFI ini:
1. Rasio udara dan BBM dapat diprogram menggunakan Engine Control Module (ECM).
Berarti, SuperFI dapat dimodifikasi dengan serangkaian program pengatur ECU. Lebih kearah performa, tetapi bukan berarti sekali di oprek langsung gak irit lagi, walaupun rentang horsepower meningkat dari 9 HP menjadi 10 atau 12 HP. Pemrogramman ini hanya baru dilakukan didealer resmi.
2. Emisi gas buang lebih rendah dan efisiensi BBM menjadi lebih baik
Green-tech lebih tepatnya. Suzuki ingin motornya lebih eco-friendly daripada motor yang lain. Contohnya adalah oji-san dari Suzuki Nex, Spin. Spin memakai mesin 124cc karburator dari Skywave dengan keluaran tenaga sekitar 9,2 HP. Rata-rata penggunaan masih dibawah rentang irit, 35 - 40 KM/l dan tidak sedikit Spin yang mengeluarkan asap alias ngebul. Nex FI diharapkan lebih irit daripada kakeknya dan tidak ngebul.
3. Tarikan lebih responsif, suara mesin lebih halus dan walaupun dalam kondisi mesin dingin, mesin tetap mudah dinyalakan.
Ini lebih ke perforrma, langsung di komparasi saja ya. Masih ingat dengan Skywave yang saya ulas beberapa tahun yang lalu? Oke saya mengaku bahwa kakak dari oji-san Nex ini memang kurang responsif dan berisik. Mesinnya juga masalah kalau dingin. Start mesin Skywave saat setelah hujan dan maju beberapa meter dan berhenti. 6 sampai 10 detik kemudian, cut off. Mesin mati secara spontan. saya berharap Nex FI dengan SuperFI akan lebih baik daripada oji-san nya.
4. Berkendara lebih aman karena Tip-Over Sensor akan mematikan sistem fuel injection jika motor miring lebih dari 65 derajat atau terjatuh.
Safety first, itulah yang diambil Suzuki dalam pembuatan Nex FI (sekarang lebih ke motornya). Serangkaian sensor dipasang giroskopik untuk menjaga motor tidak meledak dan terbakar saat jatuh. FI akan cut off bensin yang masuk ke mesin dan semua orang senang, tidak ada korban tambahan dan motor juga selamat (kecuali bodinya)
Mungkin Nex dicap sebagai "Motornya Banci" atau "Motornya Homo" karena memang iklannya dibintangi oleh SM*SH (haters gonna hate, including me as the hater). Tetapi, Nex mungkin masih memiliki harapan untuk memandu Let's dan Inazuma ke pangsa pasar yang lebih besar lagi.




